Monday, March 31, 2008

Reni Renita : Antara Jajan dan Kak Dizan

Reni Renita adalah gadis kecil delapan tahun yang hidup rukun bertetangga dengan Tobucil. Bagaimana tidak rukun? Selain tinggal sepekarangan dengan Tobucil, kru Tobucil tentu menyambut gembira Reni yang hampir setiap hari datang untuk jajan penganan.

Selain gemar jajan, ada hal lain yang ternyata digemari si manis kelahiran 12 September 1999 ini. Berikut adalah interview Tobucil dan Reni. Perlu diketahui, interview ini dilakukan sambil ajojing karena Reni, siswi kelas 3 SD PN Sabang ini, tak bisa diam selama menjawab pertanyaan-pertanyaan Tobucil.

Tobucil : Ren, kenapa, sih, seneng jajan di sini?

Reni : Deket

Tobucil : Biasanya di sini jajan apaan aja, Ren?

Reni : Makanan sama minuman.

Tobucil : Lah … kan yang dijual di warung ini emang makanan sama minuman. Maksudnya makanan sama minumannya apa?

Reni : Banyaaaakkk … males, ah, nyebutinnya satu-satu.

Tobucil : Ren, udah punya pacar belom?

Reni : beloooom….

Tobucil : Kalo kecengan …?

Reni : (tampak malu-malu)

Tobucil : Hayoooo … pasti ada, dehhhh ….cerita, dong ….

Setelah melakukan berbagai gerakan khas salah tingkah, akhirnya Reni bersedia bercerita.

Reni : Ada, anak kelas 4B. Tim volley juga.

Tobucil : Woooow …namanya siapa?

Reni : Kak Dizan.

Tobucil : Oooo … Kak Dizan. Orangnya kaya gimana, sih?

Reni : Mirip artis yang huruf depannya A.

Tobucil : Hyah … siapa? Kan banyak ….

Reni : Adly Fairus ….

Tobucil : Oooo … yang main Cinta Fitri itu, ya …?

Reni : (mengangguk malu-malu)

Tobucil : Reni lebih suka mana, jajan atau Kak Dizan?

Reni : Kak Dizan. Soalnya Jaja jelek, Kak Dizan lebih ganteng.

Tobucil : Bukan Jaja, Ren, jajan …

Reni : Kak Dizan-lah, soalnya jajan enak …

Tobucil : Hum ?

Reni : …. tapi Kak Dizan lebih ok ….

Tobuci : Hahahahahaha … bisa aja ….

Reni : Kak, waktu itu Kak Dizan pernah ke kelas aku, lho. Tapi pas akunya lagi jajan mi. Uh!

Tobucil : Yah … lain kali sekalian aja Kak Dizannya kamu jajanin, Ren, kalo perlu ajak jajan ke sini, biar kita-kita ngeliat.

Reni : Ah, nggak mau!

Tobucil : Yah … masa naksir nggak mau ngejajanin?

Reni : Nggak mau, ah, males …

Selanjutnya Reni bercerita lebih banyak lagi. Tentang kesukaannya pada kupu-kupu, tentang cita-citanya menjadi penyanyi dan pemain film, tentang pengalamannya dikejar anjing, tentang sepupu-sepupunya, dan lain-lain.

Ketika Tobuciler ingin mengambil fotonya, Reni menghindar. Maka terjadilah kejar-kejaran antara Reni dan Tobuciler. Memang tidak tersangkal. Reni kecil punya energi besar. Dan tentunya, itu karena jajanan-jajanan Tobucil yang dia konsumsi, hehehehe ….

(Sundea)

3 comments:

adam brown said...

Hello I just entered before I have to leave to the airport, it's been very nice to meet you, if you want here is the site I told you about where I type some stuff and make good money (I work from home): here it is

Sayap - sayap patah... said...

sayang aja anak kecil sudah ditanyain soal "udh punya pacar atau belum?", walaupun cm iseng aja pertanyaannya buat lucu2an tpi, rasanya untuk anak kelas 3 SD gitu, masih belum pantes.

blackscreamer said...

hahahah reni bilangin mas bill ahhh.
kapan mau mmaen bulutangkis lagi