“they come too fast, and they pass too slow …”
All I Know – Five for Fighting
Selamat datang di blog Tobucil edisi “mengakhiri”. Minggu ini ada Klab Nulis yang mengakhiri masa latihan dan bersiap menuju sidang terbuka, ada Syarif yang ternyata “belum berakhir”, ada Markus yang mengakhiri masa menggambar komersilnya, ada teman-teman yang mengakhiri kelelahannya dengan tidur, ada handphone Dea yang mengakhiri masa kerja kerasnya, bahkan ada madrasah filsafat bertema galau dan kosong yang membahas kondisi sebelum sesuatu diakhiri.
“Mengakhiri” adalah tindakan konkret, tapi “berakhir” seringkali lebih abstrak. Ia adalah simpulan setelah sebuah perjalanan panjang; kadang mendahului mengakhiri itu sendiri, kadang menyusulnya.
Walau bagaimanapun, jangan takut menempuhnya. Mengenali perjalanan adalah cara terbaik mengabadikan yang berakhir. Ia akan tinggal bersamamu dalam bentuk kesan. Dan menukar kehadirannya dengan sebuah “awal”.
Perjalanan menuju berakhir bersifat sangat personal. Ia milikmu sendiri. Hanya kamu yang tahu kapan kamu tiba …
Semoga minggu yang baru diakhiri akan memberimu awal yang baik
Salamatahari, semogaselalucerah dan hangat …
Tobuciler
Bookmark this post: |

0 komentar:
Post a Comment