“… so don’t be afraid, to let it show …”
True Colors –Cyndi Lauper
Beberapa waktu yang lalu, Tobuciler mengobrol dengan seorang teman.
“Sebetulnya, setiap waktu kita pake topeng,” kata teman Tobuciler.
“Mungkin bukan topeng, tapi lebih ke … nggak nunjukin semua sisi,” tanggap Tobuciler.
“Itu kan topeng juga.”
“Kalo kata gua, sih, bukan. Make topeng kan artinya make sesuatu yang di luar diri elu. Kalo memilih sisi, lo tetep nunjukin bagian dari diri lo, tapi nggak semuanya …”
Situasi kadang membuat kita memilih warna untuk ditampilkan. Padahal, meski banyak sekali, warna dan warni kita selalu menemukan jalan untuk saling menyesuaikan diri. Alasannya sangat sederhana; seberagam apapun, warna kita membentuk satu kesatuan kita.
Terinspirasi dari percakapan tersebut, minggu ini blog Tobucil hadir menebar warna-warni. Ada Ibu Tarini yang bernuansa ungu, payung Tobuciler yang berwarna kuning, kalung Groove Inc. yang aneka warna, Joost Smiers bersama Arts Under Pressure-nya yang mengusung keberagaman warna dalam berkesenian, dan warna-warni lampu panggung dalam “Salamatahari”. Hari ini, blog Tobucil pun di-upload pada tanggal “merah”, salah satu warni penghias kalender umum selain hitam.
Teman-teman, jangan takut menjadi warna-warni, karena seperti dinyanyikan Cyndi Lauper,
“Your true colors are beautiful, like a rainbow …” ^_^
Selamat mewarna dan mewarni,
Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,
Tobuciler

Bookmark this post: |
4 komentar:
bner jg.
kdang qt gx berani
nunjukin diri qt
yg sebenarnya,
ato gx berani nunjukin semua sisi.
:D
agree.
kadang kita emang ga berani nunjukkin semua sisi, for self defense perhaps? haha.
Self defense ? Bisa jadi ... hehehe ...
being me? it's obviously a must...tp kadang2 memang kita harus bisa menyesuaikan diri sesuai keadaan.
semogahariniindah :)
Post a Comment