Sunday, April 19, 2009

Puisi-puisi Theoresia Rumthe

 

Layanglayang

layanglayang putus, terbang tanpa tali.
berapa kali ?

(1 April 2009, 16:25)

Sayap Satu

Terbang dengan sayap satu,
takmungkin atau ragu.
Terbang dengan sayap satu,
lewati mimpi, angan, dan laku.
Terbang dengan sayap satu,
tinggitinggi lampaui duniaku.
Terbang dengan sayap satu,
biar mereka tahu, diam, lalu malu.

(24 Maret 2009, 21:24)

 

Sayap Satu (Part two)

sayap satu merayap rapuh melepuh
melayang utuh di legam malam
belum mati masih kuat berdiri.
(25 Maret 2005, 14:33)

 

Utuh

sayap satu melayang utuh
tegap angkuh di awan jingga
ia tidak butuh, sungguh!
hari ini, esok, selamanya
ia sudah utuh.
(26 Maret 2009, 14:43)

 

Satu Senja

harusnya; cinta haram pudar
kalau wanginya saja mengakar.
(5 April 2009, 18:24.)

 

fototheo Theoresia Rumthe adalah penyiar Sky 90,50 FM yang menyukai warna-warni dan puisi. Simak acaranya, Book Club, di Sky FM, setiap hari Selasa pukul 19.00 – 21.00.

 

Kirimkan tulisanmu tentang apaaa … saja ke tobucil@gmail.com. Sertakan juga foto diri dan biodata singkatmu. Kami tunggu, ya …

Google Twitter FaceBook

2 komentar:

IBS said...

Yang "Selalu" kok enggak ditempelin di sini sama mba Theo? Padahal itu puisi keren abis lho... :D

tobucil said...

Yang mana yg "Selalu" teh IBS ?

Ini hasil culikan dan pilihan Tobuciler ... =D

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin