-Tobucil, Jumat 10 Juli 2009-
Klab Sulam Pita (Dadakan)
Atas permintaan Mbak Elin, manager Tobucil, Mbak Kenti, kakak sulung Mbak Tarlen dan Mbak Upi yang baru pulang dari Malaysia menggelar klab sulam pita dadakan.
Apa itu sulam pita ? Sulam pita adalah kegiatan menyulam yang menggunakan pita (hmmm … tampak tidak menjelaskan, ya ? Hehehe …). Jadi begini. Seperti mewarna pada buku mewarnai, hari itu penyulam pita “mewarnai” gambar yang tersedia di kain dengan pita warna-warni. Sistemnya sama seperti menjahit. Pita dililitkan pada jarum lalu ditusukkan pada kain.
“Karena pita lebih lebar daripada benang, masukinnya nggak boleh ditarik supaya kainnya nggak rusak, harus dipuntir-puntir,” ujar Mbak Kenti sambil memberi contoh dan … ajaib … meski pipih dan lebar, pemuntiran membuat pita dapat menembus kain tanpa paksaan. “Wooow … sulap …. !” seru Tobuciler takjub.
Hari itu, demo sulam pita diikuti oleh “dua featuring dua” peserta. Mereka adalah Mbak Elin, Dinda, seorang siswi kelas tiga SLTP, featuring Ibu Lina (Ibu Dinda) dan Nana (kakak Dinda). Ibu Lina dan Nana menyambut gembira kegiatan baru Dinda yang konon sangat hobi online … hehehehe …
Lalu kapan Klab Sulam Pita resmi digelar ?
Kapan, ya ?
(Tobuciler tersenyum penuh arti)
Bookmark this post: |
0 komentar:
Post a Comment