Sunday, July 19, 2009

Kegalauan Pemudi K dan Pertanyaan Anin

kaksyaraf asuhan Kak Syaraf Maulini

kirimkan pertanyaanmu tentang apaaaa … saja ke tobucil@gmail .com Kak Syaraf akan menjawabnya.

 

Kak Syaraf Maulini yang kurang ganteng, saya mau tanya:


1. Kenapa foto Kak Syaraf tampak belakang? malu ya sama depannya??
2. Kak Syaraf, kenapa 50% gaji saya habis untuk arisan??
3. Kenapa ketika di Bandung saya ingin di Jakarta, dan kenapa ketika di Jakarta saya ingin di Bandung?
4. Kenapa pacar saya tidak kunjung melamar saya?
5. Kenapa saya tidak bisa bermain alat musik?
6. Kenapa waktu saya SMA kepribadian saya sanguine melankolis, dan sekarang sanguin phlegmatis? kok bisa berubah
7. Oya dan satu lagi, bagaimana cara mendapatkan harta sebanyak cawapres no 1?
Terimakasih atas jawabannya Kak Syaraf, haleluya!

Jawaban dari Kak Syaraf:

Hai Dik Karina, mari sama-sama kita panjatkan kehadirat pohon pinang:

1. Itu sudah tampak depan. Close up tahi lalat saya.

2. Itu bagus dan kau berhenti di angka yang tepat. Karena meleset sedikit saja jadi 50% plus satu maka pemungutan suara akan berakhir.

3. Karena ketika di Bandung, kau lihat banyak mobil berplat Jakarta. Sedangkan ketika di Jakarta, kau lihat banyak jajanan Bandung yang buka cabang. Ketika di Bandung, kau tak tahan melihat kelakuan geng motor. Kala ke Jakarta, yang bikin kau tak tahan adalah kelakuan para geng mujahidin. Di Bandung, orang Jakarta berpikir untuk makan. Di Jakarta, orang Bandung berpikir untuk cari uang. Uang buat apa? Buat makan juga. Makan buat apa? Kalo lapar ga bisa cari uang, dong. Lalu, ketika kau di Bandung, maka cuaca tiba-tiba gerah tidak karuan, mending ke Jakarta yang sudah lebih jelas gerahnya. Pas ke Jakarta, kau ingin kesejukan Bandung, padahal kan tadi udah saya bilang, cuacanya gerah tidak karuan. Jadi sebenarnya apa yang kau rindukan?

4. Dia kurang percaya diri dengan masa depannya. Kerjaannya pergi ke cenayang terus kan? Ya, kan? Cobalah sekali-kali kuntit dia, pasti dia sedang asyik melamar dengan kartu rator.

5. Ah, semua orang bisa. Nada-nada harmonis itu cuma kesepakatan doank kok.

6. Dik Karina, kamu se-SMA sama saya, tapi kok saya kecewa yah, sejak kapan kamu pakai istilah sanguin untuk meminta nasi? Itu sama saja seperti kau menyuruh nyalakan lampu dengan kata hurungin! Jadi, ya, Dik, yang sopan itu, sanguan untuk meminta nasi. Oke, tadi, apa pertanyaannya? Oh, perubahan, itu wajar kok. Bahkan, kata Lacan, tidak ada identitas diri, yang ada identitas yang dibentuk atas percerminan terhadap orang lain. Jadi jangan heran kalo pribadi anda akan semakin beragam seiring pertambahan usia, bisa jadi sangukoneng antimelamin, sangugoreng pakekambing, hingga sangubereum teumakendog. Asal siap aja, Dik.

7. Kuncinya ya itu, jadi KOPASSUS, KOpi PASte Setiap Uang Selembar. Nanti kalau digerebek polisi usaha KOPASSUS-mu, maka jangan salah, ada tips KOPASSUS lainnya, yakni ”KOk Pusing Ah, Sudah, Sudahi saja Usaha Semua ini”. Dan akhirilah dengan tobat, lewat KOPASSUS ketiga, ”IstiKOmah, PAnjatkan Sujud Sembah Untuk tuhan Semesta alam”.

 

Ada pertanyaan featuring-an, nih … kalau yang ini dijawab agak serius sama pemudi misterius …

Ass..tobucil nin mau nanya, nin orangya agak konyol dalam keseharian tapi nin punya cerita yang cukup serius kalo buat ditulis tolong kasih tips biar nin bisa punya karakteristik dan ceritanya punya soulhelp me terimakasih wasalam...

Anin Sulasikin

Wallaikumsalam Wr. Wb

Anin, nulis itu santai dan ngalir aja, kok. Kuncinya sederhana banget : jujur dan konsisten.

Tulis aja cerita Anin apa adanya Anin, nggak usah berat mikirin harus begini atau harus begitu karena entar tulisannya malah nggak ketulis-tulis. Untuk nemuin karakteristik, sering-sering aja nulis, nanti pasti ketemu polanya.

Sedikit saran, coba, deh, Anin punya buku harian yang konsisten ditulis setiap hari. Isinya bisa apa aja ; keseharian Anin, pemikiran Anin, curhat, pokoknya apapun yang menarik buat Anin. Selamat mencoba, ya …

Google Twitter FaceBook

3 komentar:

andika said...

Jawaban pertanyaan yang ketiga keren banget ... Menakjubkan, hehehe.

tobucil said...

Syaraf Maulini banget. Kesannya becanda, padahal filosofis ... hehehe ...

busylittlebrain said...

ka syaraf emang TOP banget deh, apalagi jawaban no 7 nya bikin pengen masuk jadi Kopassus, sangat membangkitkan nasionalisme sekali. haleluya kak syaraf? semoga tahi lalatnya cepat dioperasi.

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin