Monday, August 17, 2009

Lapangan

Lapangan bukan ruang kosong. Ia adalah ruang yang terisi penuh dengan kemerdekaan ; begitu penuhnya hingga tak membiarkan ada sekat atau sekedar sela-sela.

Minggu ini blog Tobucil merayakan kelapangan. Ada obrolan mengenai lapangan dengan Mas Arul, ada komik Merdeka di Rak Tobucil, ada Reni dan Kayla yang menciptakan lapangan sendiri di kemungilan Vertex, ada peserta Klab Nulis angkatan V yang dilepas ke lapangan literasi, dan ada posting-posting seputar Crafty Days # 3 (“Toys R Us”).

Minggu ini kita juga merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Beberapa hari mendatang pun kita akan memasuki bulan Ramadhan yang perlu hati lapang untuk membentang keikhlasan.

Teman-teman, dalam keluasannya, lapangan selalu punya batas pasti.

Itu sebabnya kemerdekaan yang membangun bentuk di sana tak akan menjadi anarki.

Selamat merayakan kelapangan.

Semoga kita bisa selalu berlari-lari dan menghirup udara bersih.

Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,

Tobuciler

 

kakitheo

Talent : Theoresia Rumthe

Google Twitter FaceBook

2 komentar:

donlenon said...

lapangan juga berarti tempat penuh euforia
dimana para kambing betina merumput dengan damai demi anak-anaknya
para penggembala tersenyum melanjutkan hidupnya yang penuh ceria
dan tentu para gelandang serang berteriak kegirangan saat jala tergetar di gawang lawannya...

tobucil said...

Kalo dibayangin suasananya menarik dan menyenangkan sekali, ya, Mas Dona ... =D

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin