Monday, August 10, 2009

The Men Who Knit "ON AIR"


Pada tanggal 4 agustus 2009 kemarin. Teman-teman tobuciler khususnya anggota klab rajut, mendapatkan undangan dari salah satu radio swasta bandung untuk di wawancarai seputar kegiatan klab merajut tobucil.

Siang itu dikala matahari masih menyengatkan sinarnya. Mba Upi, kak Dian, kak Nana, mas Erri dan Rudy terlebih dahulu berkumpul ditobucil untuk mendiskusikan letak lokasi. Karena tidak ada satu pun diantara teman-teman yang tahu tempat tujuan, kecuali mas Erri, itu pun Ia masih ingat-ingat lupa. Akan tetapi hal itu tidak menyurutkan niat teman-teman untuk pergi, terutama kedua personil The Man Who Knit (TMWK) yaitu mas Erri dan Rudy yang sudah kebelet pengen exsis. Di sana rencananya mereka akan melaksanakan salah satu Pasal TMWK. Pasal 10 MBE (Merajut Berbasis Entertaiment).

Setelah beberapa lama mendiskusikan jalan menuju tempat tujuan, pada akhirnya teman-teman tobucil berangkat, dengan ditemani oleh terik matahari yang selalu menggunakan trik menyengatnya. Dipandu oleh mas Erri yang ingat-ingat lupa tempat tujuan. Selang beberapa lama perjalanan teman-teman tobucil sampai dengan selamat, walaupun sebelumnya mereka sempat nyasar ke Selasar Sunaryo.

Setibanya di sana teman-teman tobuciler disambut dengan hangat dan meriah oleh para crew Radio Paramudha. Mereka disuguhi dengan berbagai macam makanan dan minuman yang tentunya dapat menggoyang lidah. (maaf...ini hanya khayalan si penulis saja, yang kebetulan sedang lapar juga lebay. Sebenarnya teman-teman hanya disuguhi 5 gelas air tawar).

Di saat-saat menunggu seisi wawancara, salah satu crew radio bertanya kepada teman-teman tobucil seputar pria merajut. Ia keheranan dengan hal itu, karena ia hanya tahu bahwa kegiatan merajut biasanya dilakukan oleh wanita khususnya nenek-nenek. Teman-teman tobucil menjawabnya dengan baik pertanyaan itu, sehingga akhirnya crew radio tersebut mengerti bahwa merajut tidak hanya untuk wanita saja.

Seketika itu mas Erri langsung tebar pesona. Ia mempertunjukan tehnik merajut Yubiyami (merajut tanpa alat bantu) kepada para crew radio. Mas Erri melakukan hal itu karena kondisi pada saat itu tepat unuk melaksanakan Pasal 10 UUD TMWK yaitu merajut berbasis entertainment (MBE)

Tidak lama kemudian tibalah saatnya wawancara, teman-teman tobucil segera menuju ruang siaran. Di sana sudah ada Bara sang penyiar yang menyambut dengan hangat kedatangan teman-teman, tapi tidak disuguhi oleh makanan dan minuman karena jarak ruang siaran dan ruang tunggu hanya berjarak 3 kaki saja. (ya, iya…lha ngapain nyuguhin makanan, minuman lagi).

Pada awalnya teman-teman tobucil nampak malu-malu dan pendiam. Namun, suasana berubah saat bara si penyiar bertanya. “Anak-anak klab rajut, kayanya pendiam semua ya?” mendengar pertanyaan tersebut teman-teman tobucil tersinggung. Seketika itu nampaklah wajah asli teman-teman yang gokil dan nyentrik….


Canda tawa menghiasi seisi wawancara tersebut. Kegokilan teman-teman dan si penyiar terjadi sepanjang seisi wawancara. Pertanyaan-pertanyaan si penyiar soal merajut dijawab dengan lugas dan sedikit nyleneh membuat suasana di ruang siaran menjadi tambah kocak. Seperti pada saat…ahh saya tidak akan menceritakanya, karena saya sudah pusing untuk mengingatnya kembali. Mungkin kondisi saya sedang labil saat ini atau memang saya selalu labil setiap saat. Aduuhhhhh….. (selain labil penulis juga malas mencatat :D red)

Acara hari itu memang membuat teman-teman tobucil merasa puas dan senang karena sudah bisa exsis. Terutama personil TMWK mas Erry dan Rudy sukses melaksanakan Pasal 10 UUD TMWK Merajut Berbasis Entertaiment.

Cat : Cerita diatas bukanlah fiktif belaka karena kejadian tersebut benar-benar terjadi. Maka dari itu, mari kita Chast On……


UUD TMWK

pasal 10:
perhatikan dengan sangat baik, tempat dimana anda akan merajut.
usahakan di tempat terbuka, akan lebih baik bila banyak orang, karena ini akan membuka
peluang anda untuk diliput media. Lebih singkatnya MBE (Merajut Berbasis Entertaiment)

Sudah terbukti dengan sukses!!

rudy Rudy Rinaldi adalah ababil (abg labil) sekaligus salah satu peserta THE MAN WHO KNIT yang cukup berbakat.


Google Twitter FaceBook

0 komentar:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin