Sunday, September 13, 2009

Dian Pagi, Bukan Nama Surat Kabar

-Tobucil, Senin 7 September 2009-

Sampai di mana proyek R.E Hartanto feat. Klab Hobi sudah berjalan ? Rupanya teman-teman sudah memasuki tahap “filling the blank”. Gambar yang pada minggu sebelumnya sudah tegas diberi outline itu kini mulai diisi dengan warna. Emas, hitam, dan payet warna-warni.

Tapi sementara Mbak Elin, Mbak Kenti, Mbak Tarlen, dan Nana sibuk “filling the blank”, Mas Tanto asyik mendaito sebuah gambar lagi. Bukan tengkorak-tengkorakan tapi telapak tangan bersulur-sulur. “Yang ini buat Dian,” kata Mas Tanto.

Dian adalah Ratu Crochet kami. Rupanya Mas Tanto membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menemukan gambar yang cocok untuk di-crochet. “Soalnya teknik crochet kawat butuh gambar yang punya garis-garis tebal,” Mas Tanto menjelaskan. Ketika pada akhirnya Mas Tanto mendapat inspirasi, teman-teman lain di Klab Hobi sudah memasuki tahap “filling the blank”. Tapi tidak apa-apa. Di tengah tim yang sudah bergerak sampai “siang” ini, Dian yang baru memulai perjalanannya akan menjadi “cahaya pagi” yang menghidupkan semangat. Bukan begitu, Teman-teman ? Bukaaaan …

Hmmm … kalau dipikir-pikir gambar lima jari yang digambar Mas Tanto mirip dengan matahari dan sinar-sinarnya. Dian sendiri adalah lampu tradisional yang memancarkan cahaya kecil yang hangat.

Selamat pagi, Dian … selamat bercahaya bersama R.E Hartanto dan Klab Hobi ^_^

SundeaIMG_1081

Google Twitter FaceBook

0 komentar:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin