-Tobucil, Rabu 14 Oktober 2009-
Nyaring namun santun, air mengucur dari pancuran kolam Aceh 56. “Tambah enak aja, nih, di sini. Saya makin betah, deh,” kata Mbak Upi pada Mbah, pemilik rumah Aceh 56. Mbah, yang sedang menyapu halaman, berhenti sejenak, “Biar cucu-cucu nggak ke mana-mana, di sini aja kalau main,” ujarnya hangat.
Tampaknya harapan Mbah terkabul. Cucu-cucu, teman cucu-cucu, Kru Tobucil, petugas-petugas kantor pajak, bahkan kawan-kawan yang berkunjung semakin sering duduk-duduk di sekitar kolam. “Ngeliatin ikan bernang-bernang bisa menghilangkan stress,” kata Pak Rowi, salah satu petugas kantor pajak.
“Saya mungkin mau nambahin keramik antik bekas rumah lama di kolam ini, tapi belum nemu. Rumah ini kan rumah tua, jadi mau saya bikin keliatan tua sekalian,” ujar Pak Yono. Tobuciler tersenyum. Keklasikan rumah ini membangun kesan sahaja dan istana sekaligus. Barangkali ketentraman seperti inilah yang dicakup oleh ungkapan “rumahku istanaku”.
Kamu juga boleh, lho, berkunjung ke istana ini. Silakan datang ke Jalan Aceh no. 56 dan jadilah tamu di kerajaan kecil ini … ^_^
Mengisi Kolam Hias
Apakah kamu memiliki kolam hias juga di rumah ? Selain dengan air, dengan apa lagikah kamu dapat mengisi kolammu dan apa manfaatnya ? Simak tips-tips berikut ini :
- Ikan hias : Ikan yang berenang-renang akan membuat kita merasa dekat kehidupan yang alami. Beberapa jenis ikan yang dapat menjadi alternatif antara lain ikan mas (ikan yang dapat bertahan pada berbagai jenis cuaca), ikan mujair (cepat berkembang biak dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan), atau koi (bernilai ekonomis tinggi).
- Plankton : musuh Sponge Bob Square Pants dan Mr.Crab ini sangat berguna bagi kolam. Plankton nabati dapat menjadi produsen oksigen di perairan dan menyerap menekan pertumbuhan lumut.
- Zeloit : batu hias yang biasa digunakan di kolam renang ini dapat menarik partikel kotoran di dalam air. Selain membuat kolam tampak indah, ia juga membuat air kolam tidak cepat keruh.
- Teratai : selain mempercantik kolammu, tumbuhan ini juga dapat menjadi obat-obatan. Pssst … ini sedikit bocoran resep obat dari teratai :
- Mengobati muntah-muntah dan diare : 50 g rimpang teratai dan 15 g jahe dicuci lalu di-juice/diparut. Ambil airnya. Minum sehari 3x.
- Mengobati darah tinggi : 10 g biji teratai dan 15 g tunas biji teratai direbus dengan 350 cc air sampai tersisa 200 cc air. Minum setiap hari.
- Mengobati panas dalam, juga berguna untuk mengobati jantung dan lever : 100 g rimpang teratai dan 50 g rimpang segar alang-alang, dicuci lalu dipotong-potong secukupnya. Rebus dengan 500 cc air bersih sampai tersisa 250 cc. Setelah dingin disaring, lalu diminum.
-
Bookmark this post: |
0 komentar:
Post a Comment