Monday, January 18, 2010

Belajar Melawan Lupa


Kelas Fotografi dasar di tobucil setiap minggu pagi. Foto: Wikubaskoro

Hari minggu, 17 Januari 2009 kemarin, tobucil memulai sebuah kegiatan baru: kelas fotografi dasar yang akan berlangsung setiap minggu sampai dua bulan ke depan. Pesertanya ternyata melebihi target yang diharapkan. Setiap minggu pagi, para peserta akan belajar bersama dengan teman-teman dari Bandung Basic Photography untuk belajar menangkap peristiwa lewat kamera.

Untuk bisa menangkap peristiwa dan membekukannya dan lembaran-lembaran foto, diperlukan kemampuan untuk membaca peristiwa itu sendiri. Karena begitu banyak peristiwa, berlalu dengan begitu cepat dan bahkan berlangsung bersamaan, sehingga membingungkan mana yang perlu di tangkap dan di bekukan. Namun jika peristiwa yang sedemikian banyak itu kita biarkan berlalu begitu saja tanpa pencatatan, rasanya semua peristiwa yang terjadi akan dengan mudah kita lupakan. Padahal kesejarahan kita disusun dari catatan-catatan peristiwa itu.

Mungkin catatan-catatan itu, foto-foto itu, akan terasa biasa saja, kita merasa tidak ada yang istimewa dengan catatan-catatan itu sekarang, tapi ketika kita melihat dan membacanya 10 tahun kemudian, peristiwa yang kita anggap tidak istimewa dan biasa saja bahkan cenderung kita lupakan itu, ternyata menjadi penting sebagai jejak sejarah kehidupan kita yang menjelaskan mengapa kita bisa sampai pada titik dimana kita berada sekarang.

Jika orang bijak mengatakan 'sejarah adalah pergulatan melawan lupa', maka kita bisa mulai belajar melawan lupa dengan sejarah hidup kita sendiri. Yuk, kita mulai mencatat dan menangkap peristiwa-peristiwa  itu dan menyusun sejarah kita sendiri..


xoxo
vitarlenology
Google Twitter FaceBook

0 komentar:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin