Monday, January 25, 2010

Buku yang Menginspirasi Tobucil




Kisah Laura Ingalls Wilder adalah salah satu buku penting yang sangat menginspirasi tobucil. Bagaimana tidak, kisah keluarga Ingalls selalu bisa menemukan cara bagaimana menikmati hidupnya di tengah perjuangan dan kerja keras sebagai generasi pionir Amerika. Seringkali kesenangan yang dijalani Laura dan kakaknya Marry, Pa, Ma dan Carrie adalah sesuatu yang sederhana saja, tapi mereka selalu menemukan cara mengubah keseharian mereka yang sederhana menjadi inspirasi dan kebahagiaan mereka. Pada titik ini, begitulah tobucil ingin menjadi: sebuah tempat sederhana dimana orang yang datang bisa menemukan kebahagiaan yang sederhana itu. Menemukan dirinya dan mengaktualisasikannya. Semoga saja, aktualisasi itu menjadi inspirasi bagi perubahan: menemukan kualitas hidup bersama yang lebih baik.



Buku lainnya adalah 'Handmade Nation' (pernah di review di tobucil's handmade). Sebut saja Jenny Hart yang memberikan perspektif revolusioner dalam embroidery lewat Sublime Stitching. Stephanie Syjuco yang memproduksi produk clothing dengan tagline "Because Sweatshops Suck". Pada hari ini, dunia craft telah meleburkan batas-batas antara semangat Do It Yourself, ekplorasi teknik dan material, craft tradisional, seni modern, politik, feminisme dan ekspresi seni. Untuk itulah Faythe Levine melakukan perjalanan lebih dari 19.000 mile untuk mendokumentasikan  apa yang dilakukan para crafter, designer dan independen artist dan mendokumentasikannya dalam film dan buku yang luar biasa ini.

Sebuah buku yang bisa membangkitkan semangat kemandirian dan Do It Yourself, di tengah arus konsumerisme dan industrialisasi kreativitas. Buku ini dibuka oleh timeline perkembangan komunitas-komunitas "The New Wave of Craft" sejak tahun 1994 sampai 2007. Dua puluh empat sosok yang mewakili independen craft community, mulai dari Pantai Barat sampai Pantai Timur Amerika Serikat, diwawancarai dalam buku ini. Faythe mencoba menegaskan:

'Craft is what you make it. It is a labor of love, appreciation and respect. We are reshaping how people consume and interpret the handmade... DIY is not only a term we use, but a lifestyle we live.'

Buku ini memberi tobucil keyakinan dan fokus, bahwa jalan inilah yang ingin tobucil tempuh untuk menemukan kemandiriannya.  
Google Twitter FaceBook

2 komentar:

RIRI PRABANDARI said...

handmade nation sepertinya buku yang menarik, aku bisa beli dimanakah?

vitarlenology said...

halo riri, handmade nationnya aku dapet kiriman langsung dari penerbitnya.. coba search handmade nation di facebook siapa tau kamu bisa dapetin juga..

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin