Siang itu, akhirnya, Ririungan Gitar Bandung (RGB) berjumpa kembali. Berjumpa dalam rangka memang inilah, pertemuan resmi pertama RGB 2010. Pertemuan yang menandai, bahwa telah dibuka juga perekrutan anggota baru. Ada beberapa anggota baru yang menghiasi RGB 2010 ini, diantaranya Hendy, Luthfi, Reza, dan yang mengejutkan, Afifa yang biasa bermain biola, sekarang ikut bermain gitar. RGB, jika ada yang belum tahu, adalah semacam program dari KlabKlassik, untuk mewadahi orang-orang yang suka dengan gitar klasik. Tidak cuma, tapi bisa memainkannya dan minimal mampu membaca not balok. Untuk apa? Agar bisa berlatih bersama, membentuk ensembel bersama, dan kemudian dikonserkan untuk diapresiasi bersama. Sungguh indahnya.
Sebelum mulai berlatih pukul 13.00. Ada pertemuan singkat dulu untuk membahas regulasi baru. Misalnya: Iuran keanggotaan turun seribu rupiah, dari lima puluh ribu untuk tiga bulan, jadi empat puluh sembilan ribu untuk tiga bulan. Lalu orang yang datang terakhir di kala latihan, wajib membereskan sisa-sisa latihan. Dan yang terpenting, RGB ini diproyeksikan untuk konser sekitar bulan November. Yakni konser yang khusus membawakan karya-karya The Beatles, dalam judul RGB Plays The Beatles. Seperti yang keren, tapi pastinya akan sulit dan menantang. Karena lagu-lagu The Beatles sangat populer dan orang banyak tahu, sehingga nada yang salah akan ketahuan, interpretasi yang berbeda akan terasa. Menguntungkannya, banyak sampel lagu The Beatles, sehingga pemahaman partitur lebih mudah.
Latihan dimulai, tapi sebelumnya, ada ritual sederhana. Ingat Yunus Suhendar? Yang di konser RGB lalu menampilkan Galih dan Ratna karya Guruh Sukarno Putra yang ia aransemen sendiri untuk gitar solo. Suatu hari ia memperbaiki gitarnya pada Kang Tikno. Gitarnya yang berwarna kemerahan campur coklat yang kusam, telah disulap. Disulap menjadi kuning cemerlang, mengkilap, dan suaranya lebih keras. Kang Tikno ternyata memberikan servis tambahan. Sesuatu yang Mas Yunus tidak duga sebelumnya. Walhasil, Mas Yunus pun kaget dibuatnya. Kaget yang sempat membuatnya terdiam, namun berikutnya, semangatnya menjadi dua kali lipat. Semangat untuk membimbing RGB membawakan aransemen miliknya. Aransemen apakah? Ya, The Beatles itu. Lagu berjudul If I Fell, dikarang Mas Yunus untuk empat gitar. RGB pun berlatih bersama, sambil tertawa-tawa. Namun lagu tetap membayang di kepala, biarpun cuma nada semata, tapi bolehlah kita ngiangkan liriknya.
“If I fell in love with you / Would you promise to be true / and help me understand.. “
Bookmark this post: |

0 komentar:
Post a Comment