Thursday, October 14, 2010

Mengintip Stand Tobucil di Pasar Seni


Saya datang sangat pagi di tanggal sepuluh bulan sepuluh tahun dua ribu sepuluh itu. Pasar Seni, even empat tahunan milik ITB adalah penyebabnya. Jam tujuh saya sudah di lokasi, karena mesti mengurusi stand. Setelah beres-beres, saya pergunakan waktu kosong untuk menengok stand Tobucil di blok C, tepatnya C-54. Lumayan, sambil menantikan acara dibuka secara resmi.

Stand Tobucil yang berlabel Tobucil Handmade itu berukuran mungil, walaupun tidak semungil beberapa stand di bagian timur. Isinya, sudah bisa ditebak, berbagai produk handmade, yang ternyata tidak diproduksi sendirian oleh Tobucil. Ada beberapa produk yang nebeng, dan akhirnya membentuk kongsi dagang, misalnya Rinja-Rinja, Benang Tipi, The Mogus, Needle Noodle, The Man Who Knit, Sibebo, Nest of Ojanto, dan banyak lagi. Stand Tobucil dijaga oleh Mul, salah seorang penggiat klab rajut dan juga kasir Tobucil spesialis weekend. Bahkan hasil karya Mul sebagian dipamerkan dan dijual di stand Tobucil tersebut.

Selain produknya yang beragam dan menarik, lokasi yang cukup strategis (berada di belokan, sehingga kelihatan orang dari jauh pun) membuat stand Tobucil Handmade cukup disesaki dan bikin macet lalu lintas manusia. Saya yang sesekali mengintip stand Tobucil pun sering melihat Mul kerepotan melayani pembeli, walaupun tetap senyam-senyum. Menurut pengakuan Mul, stand Tobucil Handmade mendapat keuntungan cukup besar dalam Pasar Seni sekarang.

Sedikit catatan tak nyambung: Pasar Seni ini susah cari WC, akses dimana-mana dijaga ketat panitia keamanan. Mereka rajin bertanya, "Misi, Mbak, mau kemana ya? jalan ini ditutup." Tapi kami berhusnudzon, berprasangka baik saja. Karena dengan demikian, itu caranya bereksistensi di dunia. Sebagai panitia.  


Google Twitter FaceBook

1 komentar:

Andi Lia said...

Akhirnyaaa...bisa juga liat stand Tobucil walopun cuma di foto...abis, mbak Tarlen tau sendiri deh, gimana crowdednya...anyway, aku makasii banget, mbak Tarlen sudah mau menyempatkan diri mengunjungi stand kami (yang sdh acak adul, hahaha).

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin