Muhammad Sadhra Ali, hari itu sedang melakukan presentasi. Presentasi mengenai hipotesis fisika terbaru yang bernama Higgs boson. Higgs boson secara sederhana diartikan sebagai partikel yang mendasari segala partikel-partikel. Jika hipotesis tentang Higgs boson itu ternyata terbukti, maka dasar dari dunia material di alam semesta ini menjadi jelas. Karena sifatnya yang seolah seperti causa prima, maka Higgs boson disebut juga sebagai God Particle.
Di forum Madrasah Falsafah yang cukup disesaki banyak orang itu, Sadhra memulai presentasinya dengan memperlihatkan berbagai macam lukisan lewat laptopnya. Di akhir presentasi gambar-gambar tersebut, ditampilkan tulisan yang cukup provokatif, "Face of God". Lewat gambar-gambar itu, Sadhra mau menyampaikan bahwa ia melihat Higgs boson dalam setiap lukisan. What you see is what you get. Seolah ia mau berkata bahwa Higgs boson ada dimana-mana, dan demikian halnya Tuhan yang tidak selalu "berada di atas", tapi Ia juga berada di manapun, menjadi dasar semua partikel di alam semesta ini.
Bagi saya pribadi, penjelasan Sadhra berikutnya cukup sulit dipahami. Selain dari Sadhra sering menyampaikan istilah-istilah yang sangat saintifik, saya pun tidak mempunyai dasar pengetahuan IPA yang cukup. Sadhra membagikan beberapa makalah untuk pedoman, tapi tetap beberapa tulisannya memuat rumus-rumus yang dibaca pun susah. Namun kehadiran Sadhra tetap sesuatu yang memperkaya Madfal, karena setelah sastra, psikologi, film, musik, politik, dan sosial, sekarang giliran sains menjadi disiplin terbaru yang mengunjungi ruang diskusi Madfal. Kekayaan ranah disiplin yang mewarnai Madfal ini siap dikemas jadi kekuatan baru yang akan diperlihatkan pada Madfal Rabu tanggal 8 Desember nanti. Setelah sekian lama Madfal mempunyai format diskusi yang dipimpin oleh satu moderator, maka nanti Madfal akan mencoba mengijinkan masing-masing peserta diskusi menyampaikan pendapatnya tentang sesuatu, lewat disiplinnya masing-masing. Tema Madfal Rabu ini adalah Kemiskinan. Mari, kata Rosihan Fahmi, mengepung kemiskinan lewat berbagai disiplin yang kau tekuni.
Format diskusi Madfal biasanya, diskusi dengan satu moderator (berdiri -red)
Bookmark this post: |

0 komentar:
Post a Comment