… missing all the years that we all shared at home …*
Setelah jeda sekian lama, pada hari Minggu, (11/10) Book Days Out diadakan kembali. Wajah-wajah kangen dan bersemangat melintas raya di seputar area Gedung Indonesia Menggugat. “Penjualannya lumayanlah, dibanding sehari-hari,” kata Yuchan, penjaga stand Tobucil, dengan sumringah. Stand Omuniuum tampak laku keras diserbu pembeli. Bimo sampai kewalahan melayani.
Kak Caroline, salah satu pengunjung yang juga pengajar di sekolah Semi Palar pun tampak tak kalah gembira. “Aku nemu ini di Rumah Buku,” katanya sambil menunjukkan buku klasik, Shanghai Picture Verse karya Patricia Allen. “Susah banget nyari buku begini. Apalagi dengan harga segitu,” lanjut Kak Caroline sambil memamerkan bandrol “10.000” di halaman belakang bukunya.
Di sana hadir juga stand makanan Mediterrazia dengan sandwich, spagetthi, dan syawarmanya yang maknyus. Sundea pun membuka lapak pendaftaran pemesanan Salamatahari #2 (keterangan lebih lengkap lihat di sini ). Ada pula Evan dan Attina dengan robot-robot Recycle Experience-nya. Salah satunya, T4my, tetap berkeliling area dengan lincah meski baterainya nyaris habis.
Book Days Out adalah acara yang dijantungi oleh Tobucil-Omuniuum-Rumah Buku. Pertama kali digelar di Tobucil pada tahun 2004, kemudian rutin diadakan secara bergiliran di Rumah Buku, Omuniuum, dan Tobucil tiga kali dalam setahun. Tak sekedar bazaar buku, dalam acara ini biasanya tuan rumah menampilkan acara dengan ciri khasnya masing-masing. “Dulu ada news letternya juga, tapi sekarang nggak sempet bikin,” kata Mbak Boit dari Omuniuum.
Agak berbeda dengan sebelum-sebelumnya, kali ini Book Days Out diadakan di Gedung Indonesia Menggugat. Tak hanya Book Days Out pula, pada hari dan waktu yang sama digelar rangkaian pameran dan seminar “Types Are Fun” yang merupakan output dari media Still Loving Youth, proyek studio mini s.c.a.n.d.a.l yang merupakan subdivisi dari UNKL 347. “Tobucil, Omuniuum, dan Rumah Buku media partner kita, jadi kita ajak,” ungkap Mas Ariel William alias L, managing director Still Loving Youth.
Hmmm … sepertinya kali itu UNKL-lah yang menjadi tuan rumah. Ia seperti paman yang mengundang ketiga keponakannya bermain di acara yang digelarnya. Bahkan Klab Hobi Tobucil pun turut serta dalam pameran Types Are Fun itu sendiri. Ini salah satu foto karya mereka :
Untuk lebih jelasnya, tilik Still Loving Youth edisi ke tiga ; )
“Book Days Out ini konsepnya piknik keluarga,” ungkap Mbak Boit lagi. Baiklah. Tampaknya jadi pas. Hari Minggu itu, setelah sekian lama larut dalam kesibukan masing-masing, tiga bersaudara Tobucil-Omuniuum-Rumah Buku dan paman mereka berpiknik di Gedung Indonesia Menggugat.
Dalam hati Tobuciler menyanyi,
It was true when they say the show must go
Many years that we let pass
Life’s not fair but I know our love will always last
We sing on the memories we all once had
When I’m all alone I think of our busy lives
Traveling place to place we must have met
with family it was nice
Joker missed you to and all the fun we had*
Tawa lepas pecah di sebuah sudut. Entah milik siapa. Namun gemanya dipeluk seisi ruang.
*diambil dari lirik lagu Home , Latoya Jackson
foto-foto Books Day Out ada di sini
Bookmark this post: |
2 komentar:
terima kasih juga ya untuk teman-teman tobucil sudah meramaikan event types are fun kemarin.
hari minggu kemarin menyenangkan seperti juga huruf-huruf yang juga menyenangkan :D
Sama-sama, Mas Dimas ... =D
Post a Comment